Puisi
Air Mata Pohon
Oleh:
Suci utami
Kebahagiaan melebur sengsara
Kegembiraan menjelma kesedihan
Beribu-ribu berteduh
Merobek, memetik lalu menghempaskan
Jari-jari beracun menghancurkan
Tak ada yang peduli
Manusia bodoh
Membiarkan mati begitu saja
Mengibarkan daun hijau bukan
pertanda bahagia
Menggugurkan daun coklat
bukan pertanda menyerah
Dia
ingin hidup
Dia ciptaan
Tuhan
Beri air
beri pupuk dia
kehausan dia kelaparan
Batang tinggi rapuh nyaris jatuh karna kencangnya angin
Makhluk terbang pun malu bertamu
Langit-langit biru menertawai penderitaannya
Matahari
nampak
ikut membenci
Awan hitam enggan mengeluarkan butiran-butiran kehidupan
Pantang menyerah dalam penantian
Bagai menanti bulan menuai matahari
Menanti setetes kehidupan dari Sang Khalik






jelle pga puisi mu ssek
BalasHapus